Google+ Badge

Rabu, 06 Maret 2013

Kesurupan dalam Kesadaran

Harlem Shake, awal-awal  tahun 2013 sebutan ini begitu fenomenal atau kalau Sharini bilang sebagai hal yang Cetar Membahana. Betapa tidak kegilaan terhadap Harlem Shake langsung menyeruak ke berbagai lapisan masyarakat. Harlem Shake sebagai sebuah tarian patut diperbincangkana juga, karena tidak memiliki pakem-pakem  tertentu. Harlem Shake tak lebih adalah sebagai gerakan-gerakan yang mengekspresikan kebebasan dengan tingkah laku terlihat lucu dengan penggunaan atribut/properti dan asesoris yang ada disekelilingnya bahkan mungkin kendaraan pun kalau ringan akan mereka angkat juga untuk menambah ramai. Harlem Shake merupakan bentuk keinginan melepaskana diri dari rutinitas yang disampaikan lewat gerakan tubuh dengan ekspresi bebas tanpa ada aturan-aturan dalam gerakan.

Harlem Shake dengan gaya bebasnya cepat diterima dikalangan remaja dan orang-orang muda yang sehari-hari melakukan kegiatan rutin dengan aturan-aturan yang menjemukan, dengan Harlem Shake mereka mendapat tempat untuk menyampaikan hasrat kebebasannya, menjadi obat penawar untuk melepaskan kepenatan sejenak.

Setelah diamati, tarian bergerombol tanpa bentuk ini menginspirasi kita untuk bagaimana menangani atau mensikapi  mereka yang kita anggap malas, tidak ada ekspresi, cuek, malu-malu. Karena orang-orang yang tadinya malu-malu, cuek, malas,dengan  spontan mereka ikut dalan tarian tersebut.     

Harlem Shake seperti penyakit kesurupan massal yang cepat menular tapi mereka yang kerusupan tetap dalam kesadaran. Seperti budaya pop lainnya fenomena ini akan terseleksi oleh waktu nantinya.

Menjadi pekerjaan rumah buat kita bagaimana menyadarkan mereka, bahwa segala kegundahan, kepenatan tidak akan hilang dengan kebebasan sesaat. Jiwa manusia akan tenang kalau ia mengadukan kembali segala permasalahannya kepada yang menciptakannya yaitu  ALLAH Tuhan Yang Maha Kuasa